Rabu, 17 Oktober 2012
Jumat, 03 Februari 2012
Jangan Lewatkan Pameran Wisata Religi Indonesia 2012
PAMERAN Wisata Religi Indonesia (PWRI 2012) resmi dibuka pada 3 Februari 2012 oleh Gubernur DKI Jakarta Bapak Fauzi Wibowo. Event ini menjadi salah satu bentuk promosi wisata religi dalam dan luar negeri. Pameran perjalanan ini diikuti pelaku usaha wisata religi beserta industri pendukungnya dari seluruh Indonesia yang menjual beragam produk liburan religi dalam dan luar negeri. "Pameran ini bertujuan mempertemukan para pelaku usaha wisata dan industri pendukungnya di Indonesia, mempromosikan, sekaligus menjual berbagai tujuan wisata religi di Indonesia.
Peserta PWRI 2012 terdiri dari travel agents, resorts, tour operator, maskapai penerbangan, biro promosi pariwisata, serta produk dan jasa wisata yang ditawarkan kepada seluruh pengunjung dengan harga menarik. Rencananya, pameran akan berlangsung 3-5 Februari 2012 di Exhibition Center Grand Indonesia, Jakarta
Berikut jadwal pameran :
Jumat, 3 Februari 2012:
13.00 pembukaan oleh Bpk Fauzi Bowo
Launching buku "Percikan Cinta di Baitullah" oleh Ahmaddin Ahmad
Sabtu, 4 Februari 2012:
9.00-12.00 tausyiah dan dzikir bersama Ust. Arifin Ilham
Minggu, 5 Februari 2012:
14.00 Hijabclass by @HijabersComm
15.30 Talkshow by @MuhammadAssad (author @NotesFromQatar)
Semoga bermanfaat
Peserta PWRI 2012 terdiri dari travel agents, resorts, tour operator, maskapai penerbangan, biro promosi pariwisata, serta produk dan jasa wisata yang ditawarkan kepada seluruh pengunjung dengan harga menarik. Rencananya, pameran akan berlangsung 3-5 Februari 2012 di Exhibition Center Grand Indonesia, Jakarta
Berikut jadwal pameran :
Jumat, 3 Februari 2012:
13.00 pembukaan oleh Bpk Fauzi Bowo
Launching buku "Percikan Cinta di Baitullah" oleh Ahmaddin Ahmad
Sabtu, 4 Februari 2012:
9.00-12.00 tausyiah dan dzikir bersama Ust. Arifin Ilham
Minggu, 5 Februari 2012:
14.00 Hijabclass by @HijabersComm
15.30 Talkshow by @MuhammadAssad (author @NotesFromQatar)
Semoga bermanfaat
Senin, 23 Januari 2012
Travel Umrah dan Haji Plus 2012: Bagaimana Memulai Bisnis Travel Haji dan Umroh den...
Travel Umrah dan Haji Plus 2012: Bagaimana Memulai Bisnis Travel Haji dan Umroh den...: Bagaimana Memulai Bisnis Travel Haji dan Umroh dengan Modal Nol? launching e.haji.com Hotel Sahati Jakarta Membangun bisnis travel ...
Bagaimana Memulai Bisnis Travel Haji dan Umroh dengan Modal Nol?
Bagaimana Memulai Bisnis Travel Haji dan
Umroh dengan Modal Nol?
![]() |
| launching e.haji.com Hotel Sahati Jakarta |
Membangun bisnis travel haji dan umroh bersama ust Uje, modalnya nol, siapa lagi yang mau ikut?
Anda bisa memulai bisnis yang dahsyat ini tanpa modal, silahkan bergabung secara Gratis bersama komunitas eHaji.com, cukup mendaftar anda sudah bisa langsung mendapatkan Bonus yang menarik dari bisnis Waralaba Travel Haji Plus dan Umrah ini TANPA BIAYA PENDAFTARAN.Mitra akan mendapatkan:
- Sebuah unit Usaha Waralaba eHaji.com
- 1 Website Replika Bisnis Travel Haji & Umrah
- Gratis Konsultasi Bisnis
eHaji.com memberikan pembelajaran tentang bagaimana kita bisa ber-Bisnis Travel Haji Plus dan Umrah tanpa Modal sekalipun. Dengan keingin yang kuat untuk BERUBAH, mau BELAJAR dan BERTINDAK, Insya Allah anda akan terlahir kembali sebagai pribadi yang bermanfaat untuk banyak orang.
Kunjungi juga kami di facebook dan twitter
Untuk info lebih lengkap silahkan hubungi kami : Asdianawaty Hp 081314851327
Sabtu, 21 Januari 2012
Garuda Indonesia International Islamic Expo 2012
Garuda Indonesia International Islamic Expo 2012
Garuda Indonesia kembali menyelenggarakan sebuah pesta wisata muslim tebesar yang di selenggarakan di JCC Senayan Jakarta pada tanggal 20-22 Januari 2012. Event ini dihadiri berbagai travel atau biro perjalan haji. Selain itu tidak ketinggalan juga beberapa hotel dan jasa transportasi dari Mekkah ikut meramaikan event yang terbilang besar ini. Travel haji dan umrah banyak memberikan penawaran khusus selama berlangsungnya pameran. Event ini sendiri berlangsung dari tanggal 20 sampai dengan tanggal 22 Januari 2012.
Ajak keluarga, teman dan saudara anda untuk mendapatkan berbagai penawaran menarik sebelum ketinggalan, masih ada waktu sehari lagi lho.
Sempat foto bareng juga lho sama Bunda Neno...he hee numpang narsis
Semoga bermanfaat
Label:
biro perjalanan,
biro perjalanan haji,
expo 2012,
garuda indonesia,
haji,
Happy prima,
internasional,
prima saidah,
tiket pesawat,
tour,
tour domestik,
travel,
umrah,
umroh
Senin, 16 Januari 2012
Umroh Eksekutif Juni 2012 bareng Mamah Dedeh
"Antara umroh yang pertama dengan umroh kedua (terdapat) penghapusan dosa-dosa (yang dilakukan antara keduanya) dan haji mabrur tiada pahala kecuali surga. (HR. Bukhari)"
PRIMA SAIDAH adalah Divisi Marketing Biro Perjalanan (Travel) Haji Khusus/Plus dan Umroh yang bernaung di bawah PT. HAPPY PRIMA kembali membuka Paket Umroh Eksklusif Bersama Mamah Dedeh, yang tentunya sudah tidak asing lagi karena hampir setiap hari kita dapat melihat dan mendengar tausiyah beliau yang lugas, tegas dan menyenangkan.
Jamaah Umroh akan dibimbing / didampingi Mamah Dedeh selama 9 hari. Selama 9 hari juga Jamaah Umroh mendapatkan kesempatan eksklusif untuk mendengarkan curhat serta mendengarkan nasehat-nasehat dan berkonsultasi secara langsung dengan Mama Dedeh.
Tanggal Pemberangkatan : 30 Juni 2012
B i a y a : $ 2150
Akomodasi : Hotel Bintang 4 Paket umroh 2012
Paket tak terlupakan ini dapat anda ikuti dengan uang muka 3,6 juta dari harga $2150/pax. Hubungi Prima Saidah di nomor telepon 081314851327 untuk info umroh 2012 yang lebih detail.
Umroh bareng Mamah Dedeh Juni 2012
![]() |
| Mamah Dedeh |
PRIMA SAIDAH adalah Divisi Marketing Biro Perjalanan (Travel) Haji Khusus/Plus dan Umroh yang bernaung di bawah PT. HAPPY PRIMA kembali membuka Paket Umroh Eksklusif Bersama Mamah Dedeh, yang tentunya sudah tidak asing lagi karena hampir setiap hari kita dapat melihat dan mendengar tausiyah beliau yang lugas, tegas dan menyenangkan.
Jamaah Umroh akan dibimbing / didampingi Mamah Dedeh selama 9 hari. Selama 9 hari juga Jamaah Umroh mendapatkan kesempatan eksklusif untuk mendengarkan curhat serta mendengarkan nasehat-nasehat dan berkonsultasi secara langsung dengan Mama Dedeh.
Tanggal Pemberangkatan : 30 Juni 2012
B i a y a : $ 2150
Akomodasi : Hotel Bintang 4 Paket umroh 2012
Paket tak terlupakan ini dapat anda ikuti dengan uang muka 3,6 juta dari harga $2150/pax. Hubungi Prima Saidah di nomor telepon 081314851327 untuk info umroh 2012 yang lebih detail.
Label:
mamah dedeh,
paket umrah,
paket umroh 2012,
prima saidah,
umroh
Jumat, 13 Januari 2012
Pendaftaran Haji Bagi Anak dibawah Usia 17 Tahun
Salah satu persyaratan calon jemaah hajii atau umroh adalah menyertakan fotocopy KTP. Namun bagaimana jika seorang yang masih berstatus pelajar yang usianya belum mencapai 17 tahun ingin menunaikan ibadah haji atau umroh? Salah satu syarat seseorang memiliki KTP adalah telah mencapai usia 17 tahun.
Mengingat lamanya daftar tunggu untuk setiap propinsi dimana kuota haji setiap tahun semakin cepat penuh, untuk itu bagi yang berstatus pelajar yang ingin mendaftarkan diri menunaikan ibadah haji dapat menggunakan Kartu Pelajar atau tanda pengenal lainnya misalnya Akte Kelahiran sebagai pengganti KTP untuk persyaratan jemaah haji atau umroh.
Label:
daftar tunggu,
haji,
jemaah haji,
kuota haji,
umroh
Ehaji.com: Waralaba Haji Modal Nol
![]() |
| Launching Bisnis Waralaba eHaji.com |
Bisnis dengan konsep waralaba dapat menjadi salah alternatif bisnis yang cukup diminati saat ini, eHaji.com adalah salah satu bisnis travel haji dan umroh dengan konsep waralaba. Kita bisa memulai binis yang Dasyat ini TANPA MODAL dan itupun dapat dilakukan dari tanpa harus keluar rumah.
Walaupun bermodal gratis, omset yang tercipta dari bisnis ini cukup menggiurkan siapa saja, bayangkan seseorang yang berminat pergi haji ataupun umroh mesti mengeluarkan uang puluhan hingga ratusan juta rupiah, nah seseorang yang menjalankan bisnis ini bisa mendapatkan beberapa jamaah haji dan umroh dalam sebulan. Asyik kan?
Untuk bergabung di bisnis ini silahkan join di situsnya ehaji.com , bisnis ini bisa dijalankan oleh siapa saja, walau bagi awam internet sekalipun, cukup dengan akun facebook dan twitter seseorang bisa menjalankan bisnis ini tanpa keluar rumah.
Silahkan bergabung secara GRATIS bersama komunitas eHaji.com, cukup mendaftar anda sudah mendapatkan Bonus. Anda dapat dengan melakukan registrasi dengan mudah.
Senin, 31 Oktober 2011
Kamis, 13 Oktober 2011
Seorang jamaah haji penderita stroke asal Kabupaten Langkat, Sumatera Utara Ainun Hasim Binti Hasim (78) tergabung di Kelompok Terbang 11 Embarkasi Medan tetap bersemangat tinggi berangkat menunaikan ibadah haji ke Mekkah. Kendati tangan kanannya mengalami stroke atau tidak lagi bisa digerakkan, namun keinginannya untuk berangkat haji tetap tinggi.
Penyakit stroke dideritanya sudah hampir satu tahun lebih dan sudah berobat ke beberapa tempat, yakni RSP Adam Malik Medan, pengobatan alternatif, ahli syaraf dan lainnya.
Semoga dengan keberangkatan ke tanah suci tahun ini penyakit tersebut bisa sembuh. Amin
Penyakit stroke dideritanya sudah hampir satu tahun lebih dan sudah berobat ke beberapa tempat, yakni RSP Adam Malik Medan, pengobatan alternatif, ahli syaraf dan lainnya.
Semoga dengan keberangkatan ke tanah suci tahun ini penyakit tersebut bisa sembuh. Amin
12.722 jamaah sudah berada di Mekah
Sebanyak 12.722 jamaah calon haji Indonesia dari 32 kelompok terbang saat ini sudah masuk ke Mekah setelah sebelumnya mereka berada di Madinah selama sembilan hari untuk menjalankan Arbain. Jumlah
jamaah yang akan masuk ke Mekah akan terus meningkat sampai dengan nanti menjelang puncak haji. Mereka mulai berdatangan masuk ke Mekah dari Madinah secara bergelombang menggunakan bis.
Semoga para calon jamaah haji yang sedang melakukan ibadah haji selalu diberi kekuatan dan kesehatan. Amin
Kamis, 06 Oktober 2011
Naik haji, jangan lupa jaket tebal
travel umroh murah jakarta
Jambi (ANTARA News) - Calon Haji Provinsi Jambi diminta membawa jaket atau baju tebal menghadapi musim dingin di Arab Saudi yang diprediksi terjadi pada Musim Haji 2011.
Kabid Haji Kanwil Kementrian Agama Provinsi Jambi Herman mengatakan, pada Musim Haji 2011 diprediksi terjadi musim dingin, untuk itu calon haji disarankan mempersiapkan diri.
Selanjutnya, kondisi cuaca di daerah saat ini juga dihadapkan musim kemarau dan tebalnya kabut asap, untuk itu calon haji juga dapat menjaga kondisi kesehatan akibat dampak yang ditimbulkan.
Sebagian besar calon haji berusia lanjut rentan akan cuaca buruk, untuk itu disarankan tetap menjaga kondisi kesehatannya.
Selama berada di kampung halaman, para calon haji disarankan mengurangi kegiatan di luar rumah agar terhindar dari penyakit yang menyebabkan batalnya keberangkatan ke Tanah Suci.
(M037)
http://infohaji.antaranews.com/berita/1315885636/naik-haji-jangan-lupa-jaket-tebal
61 kloter telah diberangkatkan ke tanah suci
Kamis, 06 Oktober 2011
Jakarta (ANTARA News) - Hingga hari keempat pemberangkatan jemaah haji reguler pada Kamis (6/10) tercatat sebanyak 61 kelompok terbang (Kloter) atau sebanyak 24.411 orang.
Jumlah sebanyak itu termasuk yang diberangkatkan pada hari Kamis sebanyak 12 Kloter atau 5.235 orang, kata H. Ahmad Djunaedi, panitia Penyelenggara Ibadah Haji Tingkat Pusat tahun 1432 H/2011 M.
Proses penerimaan dan pelayanan jemaah haji di Bandara King Abdul Aziz Jeddah di dalam gate dan luar gate berjalan lancar. Berdasarkan hasil pemantauan, distribusi katering jemaah haji yang tiba di Bandara Jeddah berjalan lancar, katanya.
Sementara keberangkatan jemaah haji menuju Madinah pada 5 Oktober 2011 sampai Pukul 20.00 WAS sebanyak 29 Kloter dengan jumlah jemaah sebanyak 10.742 orang. Tercatat 17 orang berobat ke Balai Pengobatan Haji Indonesia.
Saat ini suhu di Jeddah 28 derajat Celcius, kelembaban udara 70 persen dan kecepatan angin 10 km per jam, ia menjelaskan. (ANT)
http://infohaji.antaranews.com/berita/1317887166/61-kloter-telah-diberangkatkan-ke-tanah-suci
Rabu, 05 Oktober 2011
Jamaah Risti Diprioritaskan Tinggal di Lantai Bawah Pemondokan
MAKKAH - Sepekan lagi calon jamaah haji Indonesia akan memasuki Makkah. Persiapan pemondokan di kota ini sudah mencapai 97 persen.
"Kalau kemarin saya bilang sudah 95 persen, kini saya katakan persiapan sudah 97 persen," kata Kepala Daker Makkah, Arsyad Hidayat, saat melakukan kunjungan ke pemondokan 303 di kawasan Ja'fariyah, Makkah, Selasa (4/10/2011).
Setiap pemondokan atau maktab terdapat 2.800 jamaah. Jadi nanti akan terdapat 70 maktab di Makkah. Yang paling dekat terdapat di Mispalah sekitar 600 meter dari masjidil haram. Sedangkan jamaah yang pemondokannya berada 2,5 meter akan mendapatkan transportasi ke masjidil haram.
Dalam penempatan pemondokan, pihaknya tidak memprioritaskan jamaah risti lebih dekat ke masjidil haram. Karena, penempatan jamaah sudah ditentukan melalui qur'ah atau pengundian. Meski begitu, dia mengaku tetap memprioritaskan jamaah risti dengan menempatkannya di kamar yang paling bawah. Setiap pemondokan rata-rata memiliki 10 lantai gedung.
Dia juga mengatakan, satu kloter belum tentu terdapat dalam satu gedung yang sama. Biasanya, satu gedung terdapat dua kloter. Bisa jadi, beberapa kelompok berada di gedung yang lain. Jadi jika tidak dicukup, kelompok lain yang berjumlah rata-rata 45 orang yang dipisah.
Mengenai antisipasi jamaah tersasar, Arsyad mengatakan daker Makkah akan mengeluarkan surat edaran kepada kepala kloter masing-masing. Biasanya kan setibanya di pemondokan Makkah, mereka terlalu bersemangat dalam melakukan ibadah di masjidil haram.
"Kami akan meminta kepada pimpinan kloter agar jamaahnya jangan pergi sendirian. Kemudian juga agar membimbing jamaah untuk mengingat ciri-ciri tempat pemondokan mereka masing-masing," tutupnya.
(ful)
Syukri Rahmatullah
Jumat, 30 September 2011
Inilah Jadwal Keberangkatan Jemaah Haji Kloter I
Jeddah - Hari ini merupakan hari terakhir jemaah haji kloter pertama menghabiskan waktu bersama keluarga di rumah. Karena, besok seluruh jemaah haji kloter pertama bakal masuk asrama di embarkasi masing-masing untuk bersiap terbang ke Arab Saudi.
Rencananya keberangkatan jamaah haji akan dimulai pada tanggal 2 Oktober mulai pukul 07.00 WIB pagi. Berdasarkan data yang diterima wartawan, sebanyak 12 embarkasi akan diberangkat pada kloter pertama.
Ke-12 embarkasi yang akan diberangkatkan tersebut berasal dari Jambi 450 jamaah, Sumatera Barat 360 jamaah, Jawa Barat 450 jamaah, Sumatera Utara 455 jamaah, Jawa Timur 450 jamaah, Sumatera Selatan 360 jamaah, Jawa Tengah gelombang I 375 jamaah, Sulawesi Selatan 360 jamaah, Kalimantan Timur 325 jamaah, Gorontalo 360 jamaah, DKI Jakarta 455 jamaah, Aceh 325 jamaah, Jawa Tengah gelombang II 375 jemaah, dan Jawa Tengah gelombang III 375 jamaah.
Keberangkatan pertama pada tanggal 2 Oktober berasal dari embarkasi Jambi. Embarkasi ini berangkat pada pukul 07.00 dengan nomor penerbangan SV-5709 dan tiba di Madinah pada pukul 11.50 waktu Madinah. Sekedar diketahui waktu Arab Saudi empat jam lebih lambat dari waktu Jakarta. Penerbangan ke Arab Saudi berlangsung rata-rata 8 jam.
Berikut jadwal penerbangan embarkasi pertama pada tanggal 2 Oktober mendatang:
1. Jambi berangkat pukul 07.00 dengan nomor penerbangan Saudi Airlines SV-5709 dan tiba di Madinah pada pukul 11.50 waktu madinah. Jumlah jamaah 450 orang.
2. Sumbar berangkat pukul 07.01 dengan nomor penerbangan Garuda GA 3500 dan tiba di Jeddah pada pukul 12.16 waktu Jeddah. Jumlah jamaah 360 jamaah.
3. Jabar berangkat pukul 08.25 dengan nomor penerbangan Saudi Airlines SV 5705 dan tiba di Madinah pada pukul 13.30 waktu Madinah. Jumlah jamaah 450 jamaah.
4. Sumut berangkat pukul 10.00 dengan nomor penerbangan Garuda GA 3101 dan tiba di Jeddah pada pukul 14.15 waktu Jeddah. Jumlah jamaah 455 jamaah.
5. Jatim berangkat pukul 08.25 dengan nomor penerbangan Saudi Airlines SV 5707 dan tiba di Madinah pada pukul 14.50 waktu Madinah. Jumlah jamaah 450 jamaah.
6. Sumsel berangkat pukul 11.00 dengan nomor penerbangan Garuda GA 7701 dan tiba di Jeddah pada pukul 16.15 waktu Jeddah. Jumlah jamaah 360 jamaah.
7. Jateng berangkat pukul 08.00 dengan nomor penerbangan Garuda GA 6001 dan tiba di Jeddah pada pukul 16.30 waktu Jeddah. Jumlah jamaah 375 jamaah.
8. Sulsel berangkat pukul 09.00 dengan nomor penerbangan Garuda GA 1200 dan tiba di Jeddah pada pukul 17.00 waktu Jeddah. Jumlah jamaah 360 jamaah.
9. Kaltim berangkat pukul 10.00 dengan nomor penerbangan Garuda GA 4101 dan tiba di Jeddah pada pukul 17.30 waktu Jeddah. Jumlah jamaah 325 jamaah.
10. Gorontalo berangkat pukul 10.00 dengan nomor penerbangan Garuda GA 1101 dan tiba di Jeddah pada pukul 18.00 waktu Jeddah. Jumlah jamaah 360 jamaah.
11. DKI berangkat pukul 03.00 dengan nomor penerbangan Garuda GA 7101 dan tiba di Madinah pada pukul 18.30 waktu Jeddah. Jumlah jamaah 455 jamaah.
12. Jateng berangkat pukul 11.00 dengan nomor penerbangan Garuda GA 6101 dan tiba di Jeddah pada pukul 19.15 waktu Jeddah. Jumlah jamaah 375 jamaah.
13. Aceh berangkat pukul 16.00 dengan nomor penerbangan Garuda GA 2101 dan tiba di Jeddah pada pukul 20.05 waktu Jeddah. Jumlah jamaah 325 jamaah.
14. Jateng berangkat pukul 22.15 dengan nomor penerbangan Garuda GA 6201 dan tiba di Jeddah pada pukul 22.15 waktu Jeddah. Jumlah jamaah 375 jamaah.
(fer)
Rencananya keberangkatan jamaah haji akan dimulai pada tanggal 2 Oktober mulai pukul 07.00 WIB pagi. Berdasarkan data yang diterima wartawan, sebanyak 12 embarkasi akan diberangkat pada kloter pertama.
Ke-12 embarkasi yang akan diberangkatkan tersebut berasal dari Jambi 450 jamaah, Sumatera Barat 360 jamaah, Jawa Barat 450 jamaah, Sumatera Utara 455 jamaah, Jawa Timur 450 jamaah, Sumatera Selatan 360 jamaah, Jawa Tengah gelombang I 375 jamaah, Sulawesi Selatan 360 jamaah, Kalimantan Timur 325 jamaah, Gorontalo 360 jamaah, DKI Jakarta 455 jamaah, Aceh 325 jamaah, Jawa Tengah gelombang II 375 jemaah, dan Jawa Tengah gelombang III 375 jamaah.
Keberangkatan pertama pada tanggal 2 Oktober berasal dari embarkasi Jambi. Embarkasi ini berangkat pada pukul 07.00 dengan nomor penerbangan SV-5709 dan tiba di Madinah pada pukul 11.50 waktu Madinah. Sekedar diketahui waktu Arab Saudi empat jam lebih lambat dari waktu Jakarta. Penerbangan ke Arab Saudi berlangsung rata-rata 8 jam.
Berikut jadwal penerbangan embarkasi pertama pada tanggal 2 Oktober mendatang:
1. Jambi berangkat pukul 07.00 dengan nomor penerbangan Saudi Airlines SV-5709 dan tiba di Madinah pada pukul 11.50 waktu madinah. Jumlah jamaah 450 orang.
2. Sumbar berangkat pukul 07.01 dengan nomor penerbangan Garuda GA 3500 dan tiba di Jeddah pada pukul 12.16 waktu Jeddah. Jumlah jamaah 360 jamaah.
3. Jabar berangkat pukul 08.25 dengan nomor penerbangan Saudi Airlines SV 5705 dan tiba di Madinah pada pukul 13.30 waktu Madinah. Jumlah jamaah 450 jamaah.
4. Sumut berangkat pukul 10.00 dengan nomor penerbangan Garuda GA 3101 dan tiba di Jeddah pada pukul 14.15 waktu Jeddah. Jumlah jamaah 455 jamaah.
5. Jatim berangkat pukul 08.25 dengan nomor penerbangan Saudi Airlines SV 5707 dan tiba di Madinah pada pukul 14.50 waktu Madinah. Jumlah jamaah 450 jamaah.
6. Sumsel berangkat pukul 11.00 dengan nomor penerbangan Garuda GA 7701 dan tiba di Jeddah pada pukul 16.15 waktu Jeddah. Jumlah jamaah 360 jamaah.
7. Jateng berangkat pukul 08.00 dengan nomor penerbangan Garuda GA 6001 dan tiba di Jeddah pada pukul 16.30 waktu Jeddah. Jumlah jamaah 375 jamaah.
8. Sulsel berangkat pukul 09.00 dengan nomor penerbangan Garuda GA 1200 dan tiba di Jeddah pada pukul 17.00 waktu Jeddah. Jumlah jamaah 360 jamaah.
9. Kaltim berangkat pukul 10.00 dengan nomor penerbangan Garuda GA 4101 dan tiba di Jeddah pada pukul 17.30 waktu Jeddah. Jumlah jamaah 325 jamaah.
10. Gorontalo berangkat pukul 10.00 dengan nomor penerbangan Garuda GA 1101 dan tiba di Jeddah pada pukul 18.00 waktu Jeddah. Jumlah jamaah 360 jamaah.
11. DKI berangkat pukul 03.00 dengan nomor penerbangan Garuda GA 7101 dan tiba di Madinah pada pukul 18.30 waktu Jeddah. Jumlah jamaah 455 jamaah.
12. Jateng berangkat pukul 11.00 dengan nomor penerbangan Garuda GA 6101 dan tiba di Jeddah pada pukul 19.15 waktu Jeddah. Jumlah jamaah 375 jamaah.
13. Aceh berangkat pukul 16.00 dengan nomor penerbangan Garuda GA 2101 dan tiba di Jeddah pada pukul 20.05 waktu Jeddah. Jumlah jamaah 325 jamaah.
14. Jateng berangkat pukul 22.15 dengan nomor penerbangan Garuda GA 6201 dan tiba di Jeddah pada pukul 22.15 waktu Jeddah. Jumlah jamaah 375 jamaah.
(fer)
Syukri Rahmatullah - Okezone
Kloter I Embarkasi Surabaya Berangkat 2 Oktober
SURABAYA- Sebanyak 455 petugas Haji siap bekerja selama pelaksanaan ibadah haji. Jumlah tersebut disiapkan oleh Embarkasi Surabaya untuk melayani 40.667 Jamaah Calon Haji (JCH). Pembagiannya masing-masing kelompok terbang (Kloter) ada lima petugas haji.
Menurut Kasi Perjalanan dan Sarana Haji Kanwil Kemenag Jatim, Hikmah Rahman, lima petugas haji itu adalah seorang dari Tim Pembimbing/Petugas Haji Indonesia (TPHI), satu orang dari Tim Pembimbing Ibadah Haji Indonesia (TPIHI), dan tiga dari Tim Kesehatan Haji Indonesia (TKHI).
"Para petugas ini ada di masing-masing pesawat," kata Hikmah kepada okezone yang ditemui di kantor Sistem Komputer Haji Terpadu (Siskohat), Asrama Haji, Sukolilo, Surabaya, Jumat (30/9/2011).
Perinciannya, untuk Jawa Timur ada 386 petugas haji dengan 34.422 JCH, Nusa Tenggara Barat (NTB) ada 50 petugas dengan 4.754 JCH, Nusa Tenggara Timur (NTT) ada tujuh petugas dengan 751 JCH, dan Bali tujuh petugas dengan 740 JCH.
"Total di Embarkasi Surabaya ini ada 41.122 orang," jelasnya.
Sementara itu Asrama Haji Sukolilo, Surabaya, sudah terlihat sibuk untuk persiapan JCH yang akan transit sementara. Bahkan, sekretariat asrama haji ini harus buka selama 24 Jam non-stop.
Selain kesekretarian, sejumlah persiapan asrama juga dilakukan. Rencananya, JCH dari gelombang 1 kloter 1 akan tiba di asrama haji Surabaya pada 1 Oktober 2011 pukul 07.00 Wib dan esoknya pada pukul 08.25 Wib akan terbang menuju Madinah dengan nomor penerbangan SV 5707.
Jamaah yang tergabung dalam Kloter 1 berasal dari Kabupaten Bangkalan sebanyak 163 JCH dan Kota Surabaya sebanyak 282. Total 455 JCH ditambah lima petugas haji. (kem)
Menurut Kasi Perjalanan dan Sarana Haji Kanwil Kemenag Jatim, Hikmah Rahman, lima petugas haji itu adalah seorang dari Tim Pembimbing/Petugas Haji Indonesia (TPHI), satu orang dari Tim Pembimbing Ibadah Haji Indonesia (TPIHI), dan tiga dari Tim Kesehatan Haji Indonesia (TKHI).
"Para petugas ini ada di masing-masing pesawat," kata Hikmah kepada okezone yang ditemui di kantor Sistem Komputer Haji Terpadu (Siskohat), Asrama Haji, Sukolilo, Surabaya, Jumat (30/9/2011).
Perinciannya, untuk Jawa Timur ada 386 petugas haji dengan 34.422 JCH, Nusa Tenggara Barat (NTB) ada 50 petugas dengan 4.754 JCH, Nusa Tenggara Timur (NTT) ada tujuh petugas dengan 751 JCH, dan Bali tujuh petugas dengan 740 JCH.
"Total di Embarkasi Surabaya ini ada 41.122 orang," jelasnya.
Sementara itu Asrama Haji Sukolilo, Surabaya, sudah terlihat sibuk untuk persiapan JCH yang akan transit sementara. Bahkan, sekretariat asrama haji ini harus buka selama 24 Jam non-stop.
Selain kesekretarian, sejumlah persiapan asrama juga dilakukan. Rencananya, JCH dari gelombang 1 kloter 1 akan tiba di asrama haji Surabaya pada 1 Oktober 2011 pukul 07.00 Wib dan esoknya pada pukul 08.25 Wib akan terbang menuju Madinah dengan nomor penerbangan SV 5707.
Jamaah yang tergabung dalam Kloter 1 berasal dari Kabupaten Bangkalan sebanyak 163 JCH dan Kota Surabaya sebanyak 282. Total 455 JCH ditambah lima petugas haji. (kem)
Nurul Arifin
Jamaah Haji Sejumlah Negara Telah Tiba di Madinah
MADINAH - Situasi Masjid Nabawi Madinah semakin ramai menjelang salat Jumat. Hal ini semakin semarak ditambah dengan kedatangan jamaah haji dari sejumlah negara.
Dari pantauan di Masjid Nabawi, sedikitnya ada empat negara yang sudah mulai memberangkatkan kelompok jamaahnya ke Arab Saudi. Mereka itu berasal dari Turki, India, Malaysia, dan Thailand. Beberapa hari sebelumnya, Afrika Selatan menjadi negara pertama yang memberangkatkan jamaahnya ke Madinah, Arab Saudi.
Kelompok jamaah dari berbagai negara itu mengenakan tanda khusus saat melaksanakan ibadah di Masjid Nabawi. Jamaah dari Thailand mengenakan rompi biru. Rombongan haji asal Malaysia tali kartu identitas berwarna merah berlambang bendera Malaysia. Sedangkan rombongan jamaah dari Turki memakai seragam berwarna.
Jamaah dari Malaysia, Syukur (30), mengatakan bahwa rombongan jamaah haji dari Malaysia mendarat di Bandara Amir Muhammad pada Kamis 29 september waktu setempat. Ia dan rombongannya menginap beberapa puluhan meter di hotel sekitar Masjid Nabawi.
"Jumlah jamaah kami nantinya mencapai 28.000 saja," ujar Syukur.
Jemaah haji Indonesia rencananya akan diberangkatkan pada 2 Oktober 2001. Kepala Daerah Kerja Madinah Akhmad Jauhari mengatakan untuk kloter pertama tanggal 2 Oktober yang mendarat di Madinah itu ada 4 kloter. Kloter yang mendarat di Jeddah pun, nantinya akan menuju Madinah karena merupakan rombongan jamaah gelombang I. Adapun kloter pertama yang mendarat di Madinah itu, berasal dari embarkasi Batam, Jabar, Surabaya dan Jakarta Garuda (DKI, Banten dan Lampung).
"Kedatangan pesawat belum bisa dipastikan. Karena biasanya ada delay. Ketika terjadi delay penerbangan satu kali, maka itu akan berimbas pada penerbangan berikutnya. Tapi kami siap melayani jamaah kapanpun," papar Akhmad Jauhari. (ahm)
Syukri Rahmatullah
http://haji.okezone.com/read/2011/09/30/398/509105/jamaah-haji-sejumlah-negara-telah-tiba-di-madinah
Rabu, 28 September 2011
Pemerintah Persingkat Jarak Pemondokan Haji 2011
REPUBLIKA.CO.ID, PADANG – Calon jamaah haji Indonesia tahun ini boleh sedikit lega karena pemerintah telah mempersingkat jarak pemondokan haji dengan jarak terjauh dari Masjidil Haram hanya 2.500 meter.
"Dibandingkan tahun lalu, dari segi pemondokan pada 2011 jauh lebih baik, karena jarak paling jauh hanya 2.500 meter dari Masjidil Haram. Sedangkan pada 2010 jarak terjauh mencapai 4.000 meter," kata Direktur Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah Kementerian Agama, Zainal Abidin Sufi, Kamis (15/9).
Menurut Zainal, dengan adanya pemendekan jarak sejauh 1.500 meter tersebut, jamaah dapat lebih mudah mengakses Masjidil Haram karena jaraknya lebih pendek. Namun bagi jamaah yang pemondokannya berada di wilayah Mabakhin tetap disediakan fasilitas bus untuk menuju Masjidil Haram karena harus melewati terowongan.
Sedangkan untuk pemondokan di luar wilayah Mabakhin yang jaraknya kurang dari 2.000 meter tidak disediakan fasilitas transportasi karena dapat diakses dengan berjalan kaki. "Sementara bagi jamaah yang lokasi pemondokan dengan jarak di atas 2.000 meter, pemerintah tetap menyediakan transportasi namun jumlahnya hanya tujuh persen dari total seluruh jamaah," jelas Zainal.
Di sisi lain, pemerintah juga mensubsidi biaya penyelengaraan ibadah haji (BPIH) tahun 2011 senilai Rp 1,32 juta atau setara dengan 550 real Saudi per jamaah yang digunakan untuk menutupi kelebihan pembayaran tempat penginapan. Karena biaya sewa tempat penginapan di Makkah rata-rata per jamaah mencapai 3.700 real Saudi, sedangkan plafon yang ditetapkan 3.150 real, maka pemerintah mensubsidi kelebihan biaya tersebut per jamaah senilai 550 real.
Zainal menyebutkan, total jamaah yang disubsidi berjumlah 201.000 orang. "Konsekuensi dari hal itu pada tahun ini tidak ada pengembalian sisa uang kepada jamaah sebagaimana tahun 2010 lalu," kata dia.
Dengan tidak adanya pengembalian diharapkan tidak akan menimbulkan pertanyaan di antara sesama jamaah yang bisa menjadi masalah.
Redaktur: cr01
Sumber: Antara
"Dibandingkan tahun lalu, dari segi pemondokan pada 2011 jauh lebih baik, karena jarak paling jauh hanya 2.500 meter dari Masjidil Haram. Sedangkan pada 2010 jarak terjauh mencapai 4.000 meter," kata Direktur Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah Kementerian Agama, Zainal Abidin Sufi, Kamis (15/9).
Menurut Zainal, dengan adanya pemendekan jarak sejauh 1.500 meter tersebut, jamaah dapat lebih mudah mengakses Masjidil Haram karena jaraknya lebih pendek. Namun bagi jamaah yang pemondokannya berada di wilayah Mabakhin tetap disediakan fasilitas bus untuk menuju Masjidil Haram karena harus melewati terowongan.
Sedangkan untuk pemondokan di luar wilayah Mabakhin yang jaraknya kurang dari 2.000 meter tidak disediakan fasilitas transportasi karena dapat diakses dengan berjalan kaki. "Sementara bagi jamaah yang lokasi pemondokan dengan jarak di atas 2.000 meter, pemerintah tetap menyediakan transportasi namun jumlahnya hanya tujuh persen dari total seluruh jamaah," jelas Zainal.
Di sisi lain, pemerintah juga mensubsidi biaya penyelengaraan ibadah haji (BPIH) tahun 2011 senilai Rp 1,32 juta atau setara dengan 550 real Saudi per jamaah yang digunakan untuk menutupi kelebihan pembayaran tempat penginapan. Karena biaya sewa tempat penginapan di Makkah rata-rata per jamaah mencapai 3.700 real Saudi, sedangkan plafon yang ditetapkan 3.150 real, maka pemerintah mensubsidi kelebihan biaya tersebut per jamaah senilai 550 real.
Zainal menyebutkan, total jamaah yang disubsidi berjumlah 201.000 orang. "Konsekuensi dari hal itu pada tahun ini tidak ada pengembalian sisa uang kepada jamaah sebagaimana tahun 2010 lalu," kata dia.
Dengan tidak adanya pengembalian diharapkan tidak akan menimbulkan pertanyaan di antara sesama jamaah yang bisa menjadi masalah.
Redaktur: cr01
Sumber: Antara
Pemerintah dekatkan pemondokan dengan Masjidil Haram
Selasa, 27 September 2011 22:54 WIB | 1032 Views
Jakarta (ANTARA News) - Pemerintah berupaya mendekatkan jarak antara pemondokan dengan Masjidil Haram di Mekkah, agar jamaah calon haji Indonesia tidak berjalan kaki terlalu jauh.
"Secara signifikan pemerintah terus berupaya mendekatkan pemondokan dengan Masjidil Haram," kata Sekretaris Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama Cepi Supriatna saat memberikan pembekalan dan pelepasan Petugas Pelayanan Ibadah Haji (PPIH) daerah kerja Mekkah di Jakarta, Selasa.
Menurutnya, tahun 2008 jarak terjauh pemondokan menuju Masjidil Haram 13 kilometer, tahun 2009 sejauh tujuh kilometer, tahun 2010 sejauh empat kilometer dan tahun 2011 sejauh 2,5 kilometer.
Sementara di Madinah, katanya menambahkan, pemerintah juga terus berupaya mendekatkan lokasi pemondokan dengan Masjid Nabawi.
Pada tahun 2009 misalnya jumlah calon jamaah haji yang ada di ring satu 63 persen, tahun 2010 sebanyak 94 persen dan tahun 2011 sebesar 100 persen dengan jarak terjauh 500 meter.
"Langkah pendekatan pemondokan dengan lokasi ibadah itu memang ditujukan untuk memberi kenyamanan calon jamaah," kata Cepi.
Sementara untuk makanan, dia mengatakan, untuk di Madinah tahun ini masih menggunakan kotak dan tidak prasmanan.
Sedangkan di Arafah-Mina makanan yang digunakan dengan cara prasmanan.
Dia mengakui ada plus minus jika menggunakan kotak dan prasmanan.
Kalau menggunakan kotak potensi makanan menjadi basi sangat besar tapi keuntungannya porsi yang ditetapkan tidak berlebihm
Jika menggunakan prasmanan kemungkinan makanan basi kecil tapi seringkali jamaah mengambil makanan semaunya.
"Banyak calon jamaah haji yang mengambil lauk banyak tapi tidak dihabiskan kalau dengan cara prasmanan. Ini tentunya akan mengurangi jatah untuk rekan-rekan yang lain," katanya.
Oleh sebab itu, dia mengimbau agar calon jamaah jika mengambil lauk agar secukupnya saja.
(T.A025/Z002)
Editor: Ruslan Burhani
"Secara signifikan pemerintah terus berupaya mendekatkan pemondokan dengan Masjidil Haram," kata Sekretaris Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama Cepi Supriatna saat memberikan pembekalan dan pelepasan Petugas Pelayanan Ibadah Haji (PPIH) daerah kerja Mekkah di Jakarta, Selasa.
Menurutnya, tahun 2008 jarak terjauh pemondokan menuju Masjidil Haram 13 kilometer, tahun 2009 sejauh tujuh kilometer, tahun 2010 sejauh empat kilometer dan tahun 2011 sejauh 2,5 kilometer.
Sementara di Madinah, katanya menambahkan, pemerintah juga terus berupaya mendekatkan lokasi pemondokan dengan Masjid Nabawi.
Pada tahun 2009 misalnya jumlah calon jamaah haji yang ada di ring satu 63 persen, tahun 2010 sebanyak 94 persen dan tahun 2011 sebesar 100 persen dengan jarak terjauh 500 meter.
"Langkah pendekatan pemondokan dengan lokasi ibadah itu memang ditujukan untuk memberi kenyamanan calon jamaah," kata Cepi.
Sementara untuk makanan, dia mengatakan, untuk di Madinah tahun ini masih menggunakan kotak dan tidak prasmanan.
Sedangkan di Arafah-Mina makanan yang digunakan dengan cara prasmanan.
Dia mengakui ada plus minus jika menggunakan kotak dan prasmanan.
Kalau menggunakan kotak potensi makanan menjadi basi sangat besar tapi keuntungannya porsi yang ditetapkan tidak berlebihm
Jika menggunakan prasmanan kemungkinan makanan basi kecil tapi seringkali jamaah mengambil makanan semaunya.
"Banyak calon jamaah haji yang mengambil lauk banyak tapi tidak dihabiskan kalau dengan cara prasmanan. Ini tentunya akan mengurangi jatah untuk rekan-rekan yang lain," katanya.
Oleh sebab itu, dia mengimbau agar calon jamaah jika mengambil lauk agar secukupnya saja.
(T.A025/Z002)
Editor: Ruslan Burhani
Langganan:
Postingan (Atom)





